Ketika iman bersemi dalam hati sesuai tuntunan syariat, niscaya hati ini rindu terbang ke jannah dan takut siksa neraka

Jumat, 30 Maret 2012

Dauroh Cikarang "MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH"


Hadirilah Majelis Keluarga Samara di Cikarang Bekasi Bersama Al Ustadz Abul Hasan dan Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray (Ahad, 16 Jumadil Ula 1433H | 08 April 2012)

Dauroh Jakarta "HUTANG-PIUTANG -Hukum dan Adabnya"

Bismillah. Hadirilah Kajian Interaktif

Rabu, 28 Maret 2012

Bersatu dan Berpisah karena Allah


Kondisi umat Islam yang berpecah sering memunculkan keprihatinan.
Dari beberapa tokoh Islam sering muncul ajakan agar semua kelompok
bersatu dalam satu wadah, tidak perlu mempermasalahkan perbedaan yang
ada karena yang penting tujuannya sama yaitu memajukan Islam.
Mungkinkah umat Islam bersatu dan bagaimana caranya?

Haramnya Bejana Emas dan Perak




Buletin mungil Al-Atsariyyah kali ini akan menurunkan tulisan tentang "Ilmu Bejana", namun ilmu ini tidak ada kaitannya dengan ilmu kimia !! Tapi dia adalah ilmu yang berkaitan dengan dunia dan akhirat seseorang. Ilmu bejana adalah ilmu yang amat urgen alias penting di zaman ini, sebab seseorang mesti butuh kepada bejana untuk makanan dan minuman yang mereka butuhkan. Ibu rumah tangga, butuh bejana; Penjual bakso dan warung-warung makanan, butuh bejana; keluarga ketika ingin mandi, butuh bejana;

Apakah Sah Shalat Wanita dengan Memakai Kaos Tangan?


Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin ditanya:
Apakah wanita boleh melakukan shalat dalam keadaan memakai kaos tangan tanpa ada laki-laki yang bukan mahramnya hadir di sisinya?
Maka beliau menjawab: Kaos tangan adalah pakaian tangan dan wanita haram memakainya ketika ihram, karena Nabi -Shallallaahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
"Wanita yang ihram tidak memakai niqab (tutup muka) dan tidak memakai kaos tangan."

Sabtu, 24 Maret 2012

Dauroh Sidoarjo “Hidup Bermartabat dengan Prinsip yang Tepat“




Kajian Umum Bersama Al Ustadz Rifai 31 Maret & 1 April 2012

Menyingkap Kebatilan Teori Darwin


Ini adalah Silsilah Fatwa(no.3) yang berisi fatwa-fatwa pilihan dari para ulama’ ahlus sunnah wal Jama’ah. Kru buletin mungil Al-Atsariyyah kali ini akan mengangkat beberapa permasalahan aqidah yang bertebaran di masyarakat beserta jawabannya dari fatwa-fatwa tersebut.

Rubrik fatwa kali ini dan seterusnya –insya Allah- akan kami nukilkan dari fatwa-fatwa

Menyoal Kiprah Muslimah

Menjadi ibu rumah tangga atau bergelutnya wanita dalam lingkup domestik merupakan kemunduran adalah sekelumit citra yang kuat tertanam sebagai buah dari propaganda emansipasi. Dengan ini, para wanita pun terpacu untuk mengejar karir meski hanya untuk meraih simbol status. Padahal tanpa disadari, banyak hal yang mereka pertaruhkan di sini. 

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Peribahasa ini sangat tepat untuk menggambarkan keadaan kaum wanita di era kiwari.

Dauroh Cilacap "Menggapai Kebahagiaan dengan Islam"


Kamis, 22 Maret 2012

Salahkah bersikap keras dalam dakwah ?


Islam memiliki cara dan metode dalam berdakwah sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Tentunya hal itu tidak lepas dari bimbingan syari’at. Terkadang dakwah harus disampaikan dengan sikap lemah lembut dan terkadang dengan sikap keras, tegas, dan lugas. Namun sikap yang kedua ini sering dianggap sebagai sikap yang salah dan tidak mengandung hikmah. Bahkan terkadang dianggap dapat menimbulkan akibat yang fatal bagi dakwah itu sendiri.

Wanita Shalat Berjamaah


Tanya: Bila ada beberapa wanita dalam sebuah rumah, apakah salah seorang dari mereka wajib mengimami yang lain dalam pelaksanaan seluruh shalat fardhu?
Jawab:Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan rahimahullahu menjawab, “Iya, boleh bagi wanita untuk mengerjakan shalat fardhu secara berjamaah,

Mengajari Orang Tua Shalat

Nenek dari ayahku tidak pernah luput mengerjakan shalat lima waktu, hanya saja yang disayangkan shalatnya salah dari awal sampai akhir. Di mana ia terkadang tidak ruku’, terkadang tidak membaca tahiyyat, sebagai gantinya ia membaca Al-Fatihah saat duduk tasyahhud. Bahkan ia melakukan salam di setiap satu rakaat. Tentunya kami tidak senang dengan apa yang dilakukannya. Ketika saudaraku yang tertua berusaha menjelaskan bahwa shalatnya salah, ia malah mencerca dan mencela kami lalu menangis.

Shalat di Atas Pesawat dan Jarak Safar


Al-Imam Al-Albani rahimahullahu menjawab, “Safar itu dimulai dari keluarnya seseorang dari negeri/daerahnya, terhitung dari batas daerahnya. Tentang shalat di atas pesawat, orang yang biasa naik pesawat di zaman sekarang ini akan menyaksikan bahwa pesawat memiliki kelebihan dari sisi kenyamanan di mana penumpangnya tidak merasa sedang terbang di antara langit dan bumi.

Rabu, 21 Maret 2012

Dauroh Banjarmasin "PERKARA-PERKARA YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN"


Hadirilah dengan Mengharap Ridha Allaah 'Azza wa Jalla 

Kajian Ahlussunnah di Kalimantan Selatan insya Allaah bersama
Al-Ustaadz Al-Faadhil Abul 'Abbas Muhammad Ihsan hafizhahullaahu wa ra'aah
(pengasuh ma'had mutihan klaten jawa tengah, alumni ma'had daarul hadiits dammaj yaman)

Zainab Putri Rasulillah, Keteladannya Bersetia Kepada Suami

Tak lama setelah pernikahan Muhammad bin Abdillah Al-Hasyimi shallallahu `alaihi wa alihi wasallam dengan Khadijah bintu Khuwailid Az-Zuhri radliyallahu `anha, lahirlah anak pertama bagi pasangan berbahagia ini, seorang putri yang kemudian dinamakan Zainab. Tepatnya peristiwa kelahiran itu terjadi pada sepuluh tahun sebelum diangkatnya sang ayah menjadi Rasulullah (yakni utusan Allah). Ia lahir dalam keluarga yang dibangun oleh pasangan suami istri yang menjadi teladan kemuliaan di kalangan Quraisy,

Selasa, 20 Maret 2012

Apa yang Menjadi Rujukan dalam Menafsirkan Al Quran?


Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Tafsir Al Quran dirujuk kepada referensi berikut:
A. Kalamullah ta’ala (Al Quran –pent.)
Maka Al Qur’an ditafsirkan dengan Al Qur’an, karena Allah subhanahu wata’ala-lah yang menurunkannya, dan Dia-lah yang paling tahu dengan apa yang dimaksud di dalam Al Qur’an.
Ada beberapa contoh untuk perkara ini, di antaranya:
1. Firman Allaah subhanahu wata’ala,

Mencari Kesembuhan dengan Memakai Gelang dan Kalung


“Dan apabila aku sakit, maka Dialah (Allah) yang menyembuhkan aku”.{AsSyu’ara:80}
Akhir-akhir ini banyak kita temui berbagai terapi penyembuhan dengan tawaran yang terkadang dibalut dengan bungkus agama, bahkan ada yang pakai jaminan halal segala dengan mencantumkan komentar para pasien lintas kalangan yang diduga mengalami kesembuhan. Tujuannya tidak lain untuk menarik minat orang banyak, supaya ikut berobat dan ia sendiri mendapat bonus bisnis MLM.

Berbakti pada Kedua Orang Tua


oleh: Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf.
Makna “Al Birr”
Al Birr yaitu kebaikan, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam (artinya) :
“Al Birr adalah baiknya akhlaq”. (Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya Nomor 1794).
Al Birr merupakan haq kedua orang tua dan kerabat dekat, lawan dari Al ‘Uquuq yaitu kejelekan dan menyia-nyiakan haq..

Kewajiban-Kewajiban Orang Sakit


1. Orang yang sakit memiliki kewajiban untuk senantiasa ridha terhadap qadha Allah Subhanahu wa Ta’ala, bersabar atas taqdir-Nya serta berbaik sangka kepada Rabbnya. Itu yang lebih baik baginya. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda:
عَجَبًا لاَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لاَحَدٍ إِلا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik dan tidaklah yang demikian itu ada kecuali pada seorang mukmin. Yaitu jika ia mendapatkan kelapangan ia bersyukur, maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan jika mendapat kesempitan ia bersikap sabar, itu pun menjadi kebaikan baginya.”