Anak-anak ibarat "kertas putih" yang dapat
dituliskan apa saja pada dirinya. Pada masa anak-anak, apa saja yang dilihat
dan didengar dapat membekas di dalam sanubarinya yang masih polos, jika telah
terukir di dalam hatinya, akan tergambar dan tersalurkan jika kelak mereka
menjadi dewasa.
Qiyamul lail
atau yang biasa disebut juga Sholat Tahajjud atau Sholat Malam adalah salah
satu ibadah yang agung dan mulia , yang disyari’atkan oleh Allah Subhanahu wa
Ta’ala sebagai ibadah nafilah atau ibadah sunnah. Akan tetapi bila seorang hamba
mengamalkannya dengan penuh kesungguhan, maka ia memiliki banyak keutamaan.
Hal-hal
ghaib dan keimanan senantiasa berjalan seiring. Karena butuh “pupuk” keimanan
untuk meyakininya. Hal ini memang tidak bisa tidak. Dalam syariat Islam, kita
memang dihadapkan pada sejumlah hal ghaib yang sulit dicerna oleh akal kita
yang terbatas, sukar ditelaah oleh indera kita yang lemah, bahkan yang sedikit
pun tak terbetik di benak.
Pembaca
yang budiman, pasti anda sudah mengenal "SMS" yang kita kenal di HP (short
message service). Sepintas jika membaca judul di atas " Bahaya SMS ",
mungkin pikiran anda akan lari kepada SMS yang ada di dunia telekomunikasi.
Tapi SMS yang dimaksud dalam judul adalah singkatan dari "Syirik Menghancurkan Segalanya".
Silahkan baca dan nikmati tulisan ini !!
Dahulu,
kaum jahiliyah KASIH
SAYANG ISLAM KEPADA KAUM PEREMPUAN
sangat merendahkan dan menghina kaum perempuan. Diantara
perbuatan mereka adalah mengubur anak perempuan hidup-hidup. Allah telah
mencela mereka karena perbuatan biadab tersebut, Allah berfirman :
Dekade
terakhir ini, sebagian orang dikagetkan oleh munculnya seorang yang mengaku
nabi. Namun sebenarnya tak perlu kaget dengan fenomena seperti ini, karena
telah muncul nabi palsu lainnya sebelum ini, seperti Musailamah bin Tsumamah
Al-Kadzdzab, Al-Aswad Al-Ansiy, Thulaihah bin Khuwailid Al-Asadiy, Sujah bintul
Harits At-Taghlabiyyah, Al-Mukhtar bin Ubaid Ats-Tsaqofiy, Al-Harits bin Sa’id,
Bayan bin Sam’an, Al-Mughiroh bin
Di
zaman ini Allah menurunkan ujian keimanan bagi kaum muslimin untuk menguji
siapakah diantara mereka yang beriman dengan benar, dan mana yang kafir atau
munafiq. Ujian itu adalah munculnya seorang yang mengaku nabi, tapi nabi
palsu!!
Wahai
Pembaca yang budiman, ketahuilah bahwa keyakinan ini adalah kekafiran yang
nyata berdasarkan dalil-dalil shohih sebagaimana yang telah kami bawakan dalam
dua edisi lalu.
Sudah selayaknya bagi setiap muslim untuk memahami apa makna
(pengertian) kalimat Laa ilaaha illalloh yang benar itu, juga paham
rukun-rukunnya dan konsekuensi (tanggung jawab moral) bagi orang yang
mengucapkan atau mengikrarkan kalimat tersebut. Insya Allah, uraian ringkas ini
memberikan jawaban atas tiga masalah tersebut di atas.
Islam
adalah dien rahmat bagi semesta alam. Dien yang menjelaskan segala bentuk
kemaslahatan (kebaikan) bagi manusia, mulai dari masalah yang paling kecil dan
ringan hingga masalah yang paling besar dan berat. Demikianlah kesempurnaan
Islam yang hujjahnya sangat jelas dan terang, malamnya bagaikan siang.
Sesungguhnya
kepatuhan seorang muslim kepada syariat Allah dan kecintaannya dalam mencontoh
jejak Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam (baik berupa ucapan, perbuatan dan
lain-lain), merupakan suatu bukti cintanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Apabila
seorang hamba menjalankan agama sesuai dengan tuntunan sunnah Rasulullah
shallallahu’alaihi wasallam maka hatinya akan tenang dan lapang.
Assalaamu’alaikum, ada sekelompok orang yang mengatakan “jangan lihat siapa
yang bicara, tapi lihat apa yang dibicarakan!” Apa ini benar? Jawaban:
Wa’alaikumussalaam warahmatullaah. Ucapan: “Jangan lihat siapa yang bicara,
tapi lihat
“
Sesungguhnya diantara faktor yang dapat mendatangkan kebahagiaan ialah bila
mendapatkan teman yang dapat memberikan masukan (nasihat) yang bermanfaat bagi
mu dan membuat mu bahagia bila berteman
dengannya (mengingatkan akhirat)”.
·
“Sebagian
mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain “(Qs: 9;71)
Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Hafizahullah
Pengantar:
Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta. Sholawat dan salam semoga selalu
tercurah kepada Nabi akhir zaman, keluarganya, serta para sahabatnya sampai
hari akhir.
Pertanyaan: Saya perhatikan di daerah kami sebagian kuburan dicor dengan semen seukuran panjang 1 m dan lebar 1/2 m, dan dituliskan padanya nama mayit, tanggal wafatnya, dan sebagian kalimat seperti: “Ya Allah berilah rahmat kepada Fulan bin Fulan…”, demikian. Apa hukum perbuatan semacam ini?
Pertanyaan: Ada yang mengatakan bahwa sebagian hukum syariat perlu dikaji ulang
dan direvisi karena tidak sesuai dengan perkembangan jaman. Contohnya adalah
dalam hal warisan, yaitu untuk anak laki-laki seukuran dua anak perempuan.
Apa hukum syariat terhadap orang yang melontarkan pernyataan semacam ini?
‘Pandangan mata’ ternyata bukan perkara remeh. Darinya, bisa muncul berbagai
macam bahaya atau kejelekan bagi yang dipandang. Sekilas memang tak masuk akal,
namun banyak kenyataan menunjukkan sebaliknya.
Si kecil tumbuh begitu lincah dan menggemaskan. Duhai, tak ada yang pantas
diucapkan