Ketika iman bersemi dalam hati sesuai tuntunan syariat, niscaya hati ini rindu terbang ke jannah dan takut siksa neraka

Minggu, 12 Februari 2017

Bolehkan Menjamak Sholat, padahal sedang tidak Musafir.

di tulis Oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman
Di dalam hadits Shahih Muslim, Sahabat Nabi Ibnu Abbas radhiyallahu anhu mengatakan:
جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِالْمَدِينَةِ فِي غَيْرِ خَوْفٍ وَلَا مَطَرٍ
Rasulullah shollallahu alaihi wasallam menjamak antara Dzhuhur dengan Ashar dan Maghrib dengan Isya’ di Madinah bukan karena takut dan juga bukan karena hujan.
Said bin Jubair menanyakan kepada Ibnu Abbas mengapa Nabi melakukan hal itu:

Kamis, 22 Desember 2016

Memperingati Hari Ibu bagi Umat Muslim

Fatwa Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan Al Fauzan hafizhohullah

Soal:
Menurut Anda, apa hukum peringatan hari Ibu dan hari kelahiran lainnya. Apakah termasuk bid’ah hasanah ataukah bid’ah sayyi-ah?
Jawab:
Peringatan hari kelahiran, baik kelahiran Nabi (Maulid Nabi), kelahiran ulama, kelahiran raja, kelahiran pemimpin, semua termasuk perayaan yang tidak dituntunkan dalam Islam.

Rabu, 21 Desember 2016

Koreksi Beberapa Kesalahan dalam Berwudhu

Berwudhu, suatu kegiatan yang sudah akrab dengan kaum muslimin. Seorang muslim yang ingin beramal ibadah dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah tentunya juga ingin mengetahui kesalahan-kesalahan yang terjadi yang dilakukan orang dalam praktik berwudhu, agar dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan tersebut. Oleh sebab itu, harap

Kamis, 17 November 2016

Membiasakan Dengan Ucapan Yang Baik dan Benar

Orang yang banyak bicara bila tidak diimbangi dengan ilmu agama yang baik, akan banyak terjerumus ke dalam kesalahan. Karena itu Allah dan Rasul-Nya memerintahkan agar kita lebih banyak diam. Atau kalaupun harus berbicara maka dengan pembicaraan yang baik. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sabtu, 05 November 2016

Tafsir Surat Al-Maidah, ayat 51-53



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (51) فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَى أَنْ تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ فَعَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِنْ عِنْدِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَى مَا أَسَرُّوا فِي أَنْفُسِهِمْ نَادِمِينَ (52) وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا أَهَؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَأَصْبَحُوا خَاسِرِينَ (53)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali (kalian); sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain.

Jumat, 04 November 2016

Bagaimana sikap kita dg ungkapan tokoh ormas yang membela pelecehan orang kafir terhadap al-Quran?

Surat al-Maidah ayat 51                                                                                                Bagaimana tafsir surat al-Maidah ayat 51. Dan bagaimana sikap kita dg ungkapan tokoh ormas yang membela pelecehan orang kafir terhadap al-Quran?

Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Sebelum membahas tafsir surat al-Maidah ayat 51, saya tertarik untuk menyebutkan dua

Jumat, 28 Oktober 2016

Tiga Ikatan Syaithan Dikala Tidurnya Manusia

Telah datang hadits Abi Huroiroh, yang diriwayatkan Al Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah bersabda:
يعقد الشيطان على قافية رأس أحدكم إذا هو نام ثلاث عقد يضرب مكان كل عقدة عليك ليل طويل فارقد فإن استيقظ فذكر الله انحلت عقدة فإن توضأ انحلت عقدة فإن صلى انحلت عقده فأصبح نشيطا طيب النفس وإلا أصبح خبيث النفس كسلان

“Syaithan mengikat pada tengkuk kepala seseorang kalian manakala ia tidur dengan tiga

Sabtu, 22 Oktober 2016

Ibnul Qayyim berkata,
“Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti

Senin, 10 Oktober 2016

Penjelasan Para Ulama Islam Tentang "Kontroversi Bumi Datar"


Akhir-akhir ini berkembang suatu perdebatan mengenai bentuk bumi kita, apakah bentuknya bulat ataukah datar. Pengetahuan yang selama ini diketahui umumnya orang adalah bahwa bumi itu bulat, namun berkembang juga pemahaman bahwa bumi itu datar atau disebut juga pemahaman flat earth. Beberapa ulama sebenarnya telah membahas hal

Selasa, 04 Oktober 2016



Adab - Adab Ta'aruf

“Ukhti Ana ingin sekali memiliki Istri yang cerdas, yang baik ahklak dan agamanya seperti Anti, maukah Ukhti berta`aruf dengan Ana?” Dag dig dug hati seorang wanita bahkan meronta-ronta gembira saat membuka inboks atau dinding di akun facebook, ia menemukan kata-kata di atas atau semisalnya. Akhirnya,

Selasa, 02 Agustus 2016

Apakah Orang Tua Nabi Muhammad, Kafir??

Di dalam Islam, kita dilarang untuk mengatakan seseorang adalah penghuni surga atau neraka dengan akal dan perasaan. Untuk memastikan seseorang itu adalah penghuni surga atau neraka, maka kita harus memiliki bukti dan dalil yang shahih yang menerangkan demikian.

Kamis, 21 Juli 2016

Tanda Amalan Puasa Ramadhan Diterima

Apa ada tanda amalan puasa Ramadhan diterima?

Coba kita gali dari perkataan Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berikut. Ketika membicarakan faedah melakukan puasa Syawal, beliau rahimahullah berkata,
“Kembali lagi melakukan puasa setelah puasa Ramadhan, itu tanda diterimanya amalan

Rabu, 20 Juli 2016

Puasa Syawal Disyaratkan Berturut-Turut

Benarkah puasa Syawal sebanyak enam hari disyaratkan melakukannya berturut-turut?
Perintah melakukan puasa Syawal disebutkan dalam hadits Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal,

Puasa Syawal Hendaknya Disembunyikan

Untuk amalan sunnah, hendaknya disembunyikan rapat-rapat. Ini berlaku pula untuk puasa Syawal. Sedangkan amalan wajib memang ditampakkan di hadapan orang lain.
Lihat contoh para salaf berikut ini …
Jika Ibrohim bin Ad-ham diajak makan (padahal ia sedang puasa), ia pun ikut makan dan ia tidak mengatakan, “Maaf, saya sedang puasa”.

Selasa, 19 Juli 2016

Sudah Puasa Syawal, Bolehkah Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa ayyamul bidh adalah berpuasa pada 13, 14, 15 hijriyah setiap bulannya. Setiap bulan minimal seorang muslim berpuasa sebanyak tiga hari dan harinya bebas, namun diperintahkan untuk bisa berpuasa pada ketiga hari tersebut karena punya keutamaan. Lalu bagaimana jika seseorang menjalani puasa syawal, apakah tidak perlu lagi ia melaksanakan puasa ayyamul bidh atau bisa saja

Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Ayyamul Bidh

Apa hukum menggabungkan puasa Syawal dan puasa ayyamul bidh (13, 14, 15 Syawal atau setiap bulan Hijriyah)?
Keutamaan puasa Syawal disebutkan dalam hadits Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Senin Kamis

Kita sudah mengetahui mengenai keutamaan puasa Syawal, yaitu bagi siapa yang menunaikan puasa Ramadhan diikuti puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seakan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ “Barangsiapa yang

Minggu, 19 Juni 2016

Makan Sahur Padahal Sudah Jam Lima

Bagaimana kalau waktu Shubuh sudah masuk bahkan sudah menunjukkan jam lima, namun masih sempatkan diri makan sahur? Ini dilakukan dalam keadaan tidak sengaja atau tidak mengetahui waktu.
Ada yang bertanya seperti ini, “Barusan saya bangun tidur jam 5 saya langsung makan

Buka Warung Makan Siang hari di Bulan Ramadhan

Seringkali kita melihat beberapa warung atau restaurant di pinggiran jalan masih tetap membuka tempat makannya. Ada sebagian tempat makan yang membuka dengan menutup jendela yang ada dengan kain sehingga tidak nampak dari luar. Lalu bagaimanakah hukum membuka tempat makan seperti ini di siang hari puasa?