Ketika iman bersemi dalam hati sesuai tuntunan syariat, niscaya hati ini rindu terbang ke jannah dan takut siksa neraka

Kamis, 21 April 2011

Kitabuttauhid Bab Menziarahi ke Kuburan
Ustadz Abdurrahman
Masjid Al Fatah
Ba'da Maghrib



Sifat Sholat Nabi-Cara meletakkan kedua tangan ketika sholat
Ustadz Fauzan
Masjid AlHidayah
Ba'da Isya
Kajian Aqidah di madiun hari Senin ba'da Ashar di Masjid Al-Fatah
Fathul Majid - Ustadz Suyuthi

Rabu, 20 April 2011

Minggu, 17 April 2011

Rekaman Kajian Ahad, 17 April 2011 di Ngawi

Rekaman kajian yang disampaikan
oleh : Ustadz Usamah Mahri
Kitab : Bulughul Marom Bab Adab
Tempat : Masjid Alun alun Baiturrahman Ngawi Jatim

Unduh rekaman klik disini

Senin, 04 April 2011

Kajian di Madiun

Sesi I:

Ikhlas dalam beramal {Kitab Riyadhus Sholihin, Imam AnNawawi}
oleh: Ustadz Suyuthi Abdullah
Sesi II:
Keutamaan Ilmu dan Ulama
oleh: Ustadz M. Rifai

Ahad, 10 April 2011
09:00 sampai dhuhur
Masjid alun alun Baitul Hakim, MADIUN

Terbuka untuk umum Ikhwan/Akhwat

CP: Muzais 0351-7860857

Diselenggarakan oleh:
Lembaga pendidikan dan dakwah islamiyah "AsSunnah" Madiun
Jl. Elang II No.2 Perum Merak Indah , Madiun

Sabtu, 06 November 2010

SABAR SAAT TERTIMPA BENCANA DAN MELURUSKAN AQIDAH

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ٢:١٥٥ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ٢:١٥٦ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ ٢:١٥٧
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un." Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk". [al Baqarah/2:155-157]
PENJELASAN AYAT
Firman Allah Ta’ala :
وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan".
Dalam menafsirkan ayat di atas, Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, (pada ayat ini) Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan bahwa Dia menguji dan menempa para hamba-Nya. Terkadang (mengujinya) dengan kebahagiaan, dan suatu waktu dengan kesulitan, seperti rasa takut dan kelaparan. [2]

Rabu, 03 November 2010

Nasehat Syaikh al-’Utsaimin kepada para pengikut manhaj salafush shålih

Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin rahimahullah pernah ditanya,
“Apakah karakteristik paling menonjol dari Golongan Yang Selamat (Al Firqah An Najiyah)? Dan apakah adanya kekurangan (yang ada pada diri seseorang) dalam salah satu di antara karakter ini lantas mengeluarkan orang tersebut dari Golongan Yang Selamat?”
Maka beliau menjawab:
1. “Karakter paling menonjol yang dimiliki oleh Golongan Yang Selamat adalah berpegang teguh dengan

Selasa, 02 November 2010

Wanita di Saudi Arabia

Haruskah Dikau Mencela Saudariku di Saudi?
(Kritikan Tajam untuk Jaringan Islam Liberal)

disusun oleh:
Abu Ubaidah Yusuf bin Mokhtar As-Sidawi

السلام عليكم

Telah sampai khabar kepada kami bahwa ada perdebatan seru antara JIL dengan Ahli Sunnah wal Jama’ah. Mendengarnya, kamipun tertarik untuk mengetahuinya. Alhamdulillah, keinginan untuk mendapatkan VCD perdebatan tersebut terwujud.

Ada Apa Dengan Gempa di Sumatra?

Tanya:
Bismillah. Ana mendapatkan selebaran di masjid yang berisi hubungan antara gempa di Sumatra dengan beberapa ayat dalam Al-Qur`an. Disebutkan di situ: Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam. 8.52. Lalu kita disuruh melihat ke Al-Qur`an surah 17 (Al-Isra`) ayat 16, ayat ke 58 dan surah 8 (Al-Anfal) ayat 52, yang ketiga ayat ini berisi keterangan tentang siksaan Allah kepada kaum yang bermaksiat.

Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Menilai sosok Mbah Maridjan

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Aljakarty
Selain meletusnya gunung merapi kematian mbah maridjan juga menjadi obrolan berbagai lapisan masyarakat akhir-akhir ini, dikarenakan keterkenalan tokoh yang satu ini sebagai “kuncen” gunung merapi disamping mbah maridjan meninggal menjadi korban meletusnya gunung merapi. Apalagi konon meninggalnya dalam keadaan sujud. Tak sedikit orang yang memujinya karena mati dalam keadaan sujud, atau karena keberaniannya dan pujian-pujian

Jumat, 29 Oktober 2010

BUKAN SEKEDAR RITUAL "Saudaraku sadarilah akan hal ini"

Oleh Al Ustadz Jafar Salih
Indonesia sebagai sebuah negara muslim terbesar ternyata masih menyimpan sejumlah kebudayaan yang menurut kacamata agama sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai fundamental di dalam Islam. Lihat saja seperti acara Grebeg Suro yang setiap tahunnya selalu berulang di berbagai tempat di tanah air. Acara yang selalu diisi dengan pelepasan

Mengambil Hikmah dari Musibah Gempa

Peringatan Yang Terabaikan
Penulis: Al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed hafizhahullah
(Pengajar Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon)

Peringatan sebagai rahmat
Di antara rahmat dan kasih sayang Allah terhadap umat ini Ia adalah tidak akan mengadzab umat secara merata sekaligus. Dengan sebab barakah do’a Rasulullah صلى الله عليه وسلم agar tidak mengadzab umat ini secara merata.

وَإِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي ِلأُمَّتِي أَنْ لاَيُهْلِكَهَا بِسِنَةٍ عَامَةٍ... (رواه مسلم في كتاب الفتن وأشراط الساعة

…Dan aku meminta kepada Rabb-ku untuk umatku agar Allah tidak membi-nasakan umat ini dengan paceklik yang merata…(HR. Muslim dalam kitab al-Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah)

Umat ini mendapatkan adzab sebagian kecil dari mereka sebagai peringatan untuk yang lainnya, maka kita bersyukur pada Allah سبحانه وتعالى dengan rahmat-Nya ini dan mengambil bencana yang Allah سبحانه وتعالى timpakan pada suatu kaum sebagai pelajaran dan peringatan.

Minggu, 24 Oktober 2010

PENERIMAAN SANTRI BARU PROGRAM I’DAD MU’ALIMIN TAHUN 2010 / 2011


MA’HAD DAARUS SALAF AL-ISLAMY

Alamat : Jl. Permadi RT 09/3 Pendem, Sumberlawang, Sragen, Jateng 57272

HP. 082137523138 E-mail: daarus_salaf@yahoo.com




PENERIMAAN SANTRI BARU

PROGRAM I’DAD MU’ALIMIN

TAHUN 2010 / 2011

Syarat Pendaftaran

1. Muslim, usia minimal 16 tahun

2. Bersedia mengikuti pendidikan selama 3 tahun.

3. Mengetahui dasar-dasar lughoh ‘arobiyyah

4. Mengisi formulir pendaftaran

5. Bersedia diasramakan selama pendidikan berlangsung.

6. Bersedia mentaati tata tertib yang ada di ma’had

7. Membayar uang pendaftaran Rp 30.000;

Biaya Pendidikan

1. SPP dan uang makan perbulan Rp 200.000,-

2. Biaya peralatan/ sarana prasarana Rp 350.000,- ( kasur, meja, almari )

3. Bebas uang gedung

Lama Pendidikan

3 ( tiga ) tahun atau 6 ( enam ) semester

Pendaftaran

1. Pendaftaran bisa melalui telepon atau datang langsung ke Ma’had

2. Dimulai sejak diumumkan sampai tanggal 29 Dzulhijjah 1431 H atau 6 Desember 2010 M

3. Santri yang diterima, datang ke ma’had paling lambat tanggal 29 Dzulhijjah 1431 H atau 6 Desember 2010.

Mulai Belajar

Kegiatan Belajar Mengajar insya Allah dimulai tanggal 1 Muharram 1431 H atau 7 Desember 2010

Kurikulum

1. ‘Aqidah 5. Adab

2. Fiqih 6. Ushul Fiqih .

3. Manhaj 7. Mushtholahul Hadits

4. Bahasa Arab 8. Ushul Tafsir

Staf Pengajar

1. Ust. Fauzan bin ‘Abdul Karim ( alumnus Yaman ) 4. Ust. Abdurrohim

2. Ust. Abu ’Amr Yunus ( alumnus Yaman ) 5. Ust. Ukasyah

3. Ust. Mu’adz ( alumnus Yaman )

Informasi

1. Ust Fauzan ( 082137523138 )

2. Ust. Abdurrohim ( 081 334 131 253)

3. Abu Yusuf ( 081 329 244 616 )

Rute

1. Dari Terminal bus Tirtonadi Solo, naik bus jurusan Solo-Purwodadi turun POM bensin Pendem, Sumberlawang. Lokasi belakang POM bensin.

2. Dari Stasiun KA Solobalapan naik becak ke Terminal, selanjutnya seperti no 1.

3. Dari Bandara Adi Sumarmo naik Taxi ke Terminal Solo (seperti no 1) atau langsung ke Ma’had.













Silahkan Download Rekaman kajian sabtu di Masjid I'thishon Jakarta (-+4MB/file)

Bismillah,

Berikut rekaman kajian hari sabtu di masjid I'thishom yang telah di perkecil ukuranya dengan tidak mengurangi isinya, yang diunduh dari blog rumahbelajarku untuk memudahkan mendownload. yang semula ukuranya 64MB di convert jadi 4MB dengan mendukung feature resumeable, jd tdk perlu kawatir gagal bila terjadi disconnect di tengah download pada jarngan EDGE unstabil bandwith. saat mendownload pastikan sinyal stabil, tidak sedang akses2 situs lain, IDM (trial version) tersedia untuk mendapatkan speed maksimal.

1. Al Ustadz Abdulloh Sya'roni

Kitab Sharh Syarhus Sunnah (Karya Imam Al Barbahari).

Bab 45-50 Shifat-shifat Munafiqin dan Ciri-cirinya................klik disini


2. Al Ustadz Abu Ibrahim Muhammad Umar As-Sewwed

Mawaridul Aman Al-Muntaqa min Ighatsatul Lahfan fi Mashayidisy Syaithan (Karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah). 

Bab 9 Najis Syirik dan Najis Maksiyat.........................klik disini

Barokallahu fiikum

powered by: Pustaka Salaf

 


HUKUM MEMAKAI TOGA DALAM RANGKA WISUDA

حكم لبس أرواب التخرج

سؤال : ما حكم لبس أرواب التخرج في حفل الخريجات ووضع القبعات على الرأس؟

Pertanyaan, “Apa hukum memakai baju toga wisuda dalam acara wisuda dan apa hukum memakai topi wisuda?”

الجواب : الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أمّا بعد: فإن وضع القبعات على الرأس على الهيئة التي تصنع عند الاحتفال بتخرج الطلاب ليس من لبس المسلمين، بل من نوع الألبسة التي فيها خصوصية بالكفار، ومعلوم النهي الشديد عن التشبه بهم فيما هو من خصائصهم!

Jawaban Syaikh Muhammad Bazmul, “Topi wisuda sebagaimana yang dipakai dalam berbagai acara wisuda tidaklah termasuk pakaian kaum muslimin bahkan termasuk pakaian khas orang-orang kafir. Telah kita maklumi bersama adanya ancaman keras dalam perbuatan menyerupai orang kafir dalam hal yang menjadi ciri khas mereka.

أخرج التــرمذي بإسناد حسن عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ: “أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا لَا تَشَبَّهُوا بِالْيَهُودِ وَلَا بِالنَّصَارَى فَإِنَّ تَسْلِيمَ الْيَهُودِ الْإِشَارَةُ بِالْأَصَابِعِ وَتَسْلِيمَ النَّصَارَى الْإِشَارَةُ بِالْأَكُفِّ”

Diriwayatkan oleh Tirmidzi dengan sanad yang berkualitas hasan dari Abdullah bin Amr bin al ‘Ash, Rasulullah bersabda, “Bukanlah umatku seorang yang menyerupai selain kami (baca:orang kafir). Janganlah kalian menyerupai Yahudi ataupun Nasrani karena sesungguhnya salam orang Yahudi itu berupa isyarat jari sedangkan salam orang Nasrani itu berupa isyarat telapak tangan”.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Gambaran Pria Muslim di Rumahnya


Dari Al-Aswad rahimahullah dia berkata: Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah tentang apa yang dikerjakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika berada di rumah. Maka ‘Aisyah menjawab,
كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ تَعْنِي خِدْمَةَ أَهْلِهِ فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ
“Beliau selalu membantu pekerjaan keluarganya, dan jika datang waktu shalat maka beliau keluar untuk melaksanakan shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 6939)
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَزْهَرَ اللَّوْنِ كَأَنَّ عَرَقَهُ اللُّؤْلُؤُ إِذَا مَشَى تَكَفَّأَ وَلَا مَسِسْتُ دِيبَاجَةً وَلَا حَرِيرَةً أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا شَمِمْتُ مِسْكَةً وَلَا عَنْبَرَةً أَطْيَبَ مِنْ رَائِحَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat wangi kulitnya dan keringatnya bagaikan kilau mutiara. Apabila beliau berjalan, maka langkahnya terayun tegap. Sutera yang pernah saya sentuh tidak ada yang lebih halus daripada telapak tangan beliau. Minyak misk dan minyak ambar yang pernah saya cium, tidak ada yang melebihi semerbak wanginya daripada tubuh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.” (HR. Al-Bukhari no. 3561 dan Muslim no. 2309)
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu dia berkata:
خَدَمْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ سِنِينَ وَاللَّهِ مَا قَالَ لِي أُفًّا قَطُّ وَلَا قَالَ لِي لِشَيْءٍ لِمَ فَعَلْتَ كَذَا وَهَلَّا فَعَلْتَ كَذَا
“Aku melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selama sepuluh tahun. Demi Allah, selama itu beliau tidak pernah berkata ‘husy’ kepadaku. Beliau tidak pernah berkomentar tentang sesuatu yang aku lakukan dengan ucapan, “Kenapa engkau melakukan itu?!” “Kenapa kamu tidak mengerjakan itu?!” (HR. Muslim no. 4269)

Adab Makan dan Minum

Islam adalah dien rahmat bagi semesta alam. Dien yang menjelaskan segala bentuk kemaslahatan (kebaikan) bagi manusia, mulai dari masalah yang paling kecil dan ringan hingga masalah yang paling besar dan berat. Demikianlah kesempurnaan Islam yang hujjahnya sangat jelas dan terang, malamnya bagaikan siang. Sehingga tidak ada satupun permasalahan yang tersisa melainkan telah dijelaskan didalamnya. Termasuk dari keindahan dan kesempurnaan agama Islam adalah adanya aturan-aturan dan adab ketika makan dan minum. Bagaimanakah agama Islam nan sempurna ini mengaturnya? Pada edisi kali ini kami sajikan pembahasannya secara ringkas sebagai berikut:

Adab-adab ketika menyantap hidangan

1. Berdo’a sebelum makan

Permasalahan yang sungguh sangat ringan, namun sering terlalaikan oleh sebagian kaum muslimin, yaitu berdo’a sebelum makan. Padahal lebih ringan daripada sekedar mengangkat sesuap nasi ke mulut dan tidak lebih berat dari menahan rasa lapar.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ: بسم الله, فَإِنْ نَسِيَ فِيْ أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ: بِسْمِ اللهِ فِيْ أَوَّ لِهِ وَآخِرِهِ

“Apabila salah seorang kalian makan suatu makanan, maka hendaklah dia mengucapkan “Bismillah” (Dengan nama Allah), dan bila dia lupa diawalnya hendaklah dia mengucapkan “Bismillah fii awwalihi wa akhirihi” (Dengan nama Allah di awal dan diakhirnya).” {Shahih Sunan At-Tirmidzi 2/167 no. 1513 oleh Asy-Syaikh Al-Albani}